Kurikulum dan Sistem Pendidikan

Kurikulum yang berlaku di SD IT AL-ARABI, yaitu :

1.      SDIT AL-ARABI menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), dikembangkan dengan pendekatan terkini, dan di tasfiyah sehingga tidak melanggar rambu-rambu Al-Qur’an dan Sunnah ‘Ala Fahmi Salaful Ummah dan berorientasi pada :

(1)   Kebutuhan Perkembangan Siswa

(2)   Kebutuhan Siswa Untuk Lulus

(3)   Kebutuhan Melanjutkan Sekolah

2.      Kurikulum Dienul Islam menggunakan kurikulum Yayasan Al-Sofwa Jakarta yang dikembangkan oleh guru masing-masingdengan pembagian sebagai berikut :

a.       Aqidah/Tauhid, Adab Islami, Fiqh Ibadah, Al-Qur’an dan Tafsir, Hadits  dan Siroh

b.      Al-Quran, meliputi : Tahsinul Qiro’ah ( Metode As-Syafi’I ; Tahfidzul Qur’an)

c.       Bahasa Arab meliputi ; Muhadatsah (percakapan); Qiro’ah wal kitabah; nahwu

3.      Kurikulum SDIT Al-ARABI, berupa pengayaan kurikulum dan bahan ajar yang memungkinkan pembelajaran mudah diterima oleh siswa (dengan tidak melanggar rambu-rambu  Al-Qur’an dan Sunnah ‘Ala Fahmi Salaful Ummah).  Pendekatan  pembelajaran antara lain ; active learning dan integrated learning yang disusun berdasarkan esensi mata pelajaran yang ada.

4.      Tahfidz            : Minimal 2 Juz (juz 30 dan 29)

5.      Tahsin              : Merujuk kitab Metode Assyafi’i

6.      Kurikulum IT, bahasa, Personality  & Leadership

 

STANDAR PENDIDIKAN DAN HASIL BELAJAR SDIT AL-ARABI

1.      Islamic vision, realisasi ajaran Islam sesuai Al-Qur’an dan Sunnah Ash-Shahihah ‘Ala Fahmi shalaful Ummah

2.      Attitudes, prioritas pada kualitas Akhlak Mahmudah

3.      Knowledge & Konsep, prioritas pada kemampuan intelektual

4.      Skill & Action, sisi keterampilan pemanfaatan keilmuan

5.      Leadership, kepemimpinan

6.      Self directed learners, pelajar yang mandiri

7.      Problem solver, pemecahan masalah

 

Kurikulum Khas SDIT AL-Arabi

1.      Menerapkan secara kaffah tuntunan & aturan Al-Qur’an dan Sunnah dengan mengikuti manhaj (metode) para salaf sholeh sebagai generasi terbaik sesudah Rasulullah.

2.      Pengajaran agama yang berorientasi kepada pengamalan ibadah sebagai aplikasi pembelajaran agama Islam di kelas. Seperti :

a.       Sholat tepat waktu

b.      Sholat berjamaah dimasjid bagi laki-laki

c.       Mengamalkan do’a sehari-hari

d.      Adab-adab yaumiyah dan amaliyah ibadah

 

Nilai Keunggulan SDIT AL-ARABI

1.      Anak mendapat pendidikan umum sesuai kurikulum nasional (KTSP) yang dikembangkan dengan strategi terkini, yang dalam penyampaiannya ditasfiyah oleh guru (sesuai ajaran Al-Quran & Sunnah ) sehingga terhindar dari pengaruh negative seperti tahayyul, bid’ah dan khurafat, dan pengaruh -pengaruh sekularisme .

2.      Anak memperoleh pendidikan ke-Islaman yang layak dan proporsional. Anak mendapat bimbingan  ibadah praktis sehari- hari, seperti do’a sehari-hari, adab makan, bergaul, berucap, dan lainnya.

3.      Anak terhindar dari ajaran aqidah yang menyesatkan, amalan bid’ah dan paham-paham yang menyimpang dari Al-Qur’an dan Sunnah berdsarkan manhaj salafussholeh

4.      Pengaruh negative kegiatan anak di luar sekolah dapat dikurangi seminimal mungkin karena waktu disekolah lebih terencana dan terarah.